INDAHNYA ISLAM

وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَى تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِينَ ”Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman” (QS. Adz-Dzariyaat [51]: 55).


Kamis, 23 Mei 2019

KEHILANGAN 😢

Diposting oleh Yusuf shadiq
Kehilangan
Mengapa…?
mengapa aku harus kehilangannya untuk kedua kalinya
kini aku tak mengerti…
hatiku kini retak,remuk,dan hancur…
dulu hatiku yang slalu senang saat bersamanya
kini hilang harapan itu
dia pergi…
pergi menghadap sang khaliq

seharusnya aku harus ikhlaskannya
tapi tak bisa,

air mataku trus mengalir,dan membasahi pipiku
sekarang,fikirku hanya bagaimana bisa menyusulnya
aku kehilangan jati diriku saat ini,karna dia…
aku hanya bisa menangis dan menagisinya,
menjerit dan rasa penyesalan yang dalam
mengapa ku tak nyatakan rasaku padanya ?
sekarang, yang didepanku hanya raga tanpa nyawa

Dia pergi,Dia pergi,tinggalkanku,hanya itu ucapku
dulu waktu aku ingin ungkapkan rasaku padanya
ternyata Dia sudah memiliki orang yang dicintainya…
haruskah kurusak itu ?
tak mungkin, kini dia telah sendiri, tanpa kekasih hati
dan hari ini, saat kuberencana ingin ucapkan rasaku
tiba-tiba aku dengar dia kecelakaan dan tewas ditempat
tak terlintas difikirku, bahwa hari ini akan menjadi hari kelabu bagiku. . .
Read More - KEHILANGAN 😢

Minggu, 18 Desember 2011

Cintaku,Ibadahku

Diposting oleh Yusuf shadiq

Bismillah..
Assalamualaykum..
Bertahan Satu Cintaaaaa…
Bertahan Satu C.I.N.T.A..
Syair dari sebuah Band ternama ini hanya salah satu dari ratusan lagu tentang cinta..yaa..lagi-lagi cinta. Tema ini saya angkat atas permintaan seorang sahabat yang lagi-lagi bimbang dalam keindahan cinta.
“kenapa yaa wanita yang cantik menurut kebanyakan laki-laki itu yang rambutnya hitam panjang tergerai,yang body nya tipis semampai,yang putih layaknya artis bule..kalo ana yang orang Asia,kuning langsatpun gak,cuma sawo mateng kematengan pula,bisa ga yaa kita dapet cinta sejati”. Itu sedikit dialog saya dengan sahabat yang membuat saya tersenyum-senyum.

Mungkin kita(muslimah) emank gak termasuk dalam Kategori yang disebutkan sahabat saya,tapi perlu di ingat,dengan berpikiran seperti itu sista tidak percaya diri terhadap inner beauty yg AllOh berikan,bukannya AllOh menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Justru karna kita mematuhi,tunduk padaNya,kita akan mendapatakan cinta sejati.
========================================
Saya jadi teringat ketika membaca sebuah artikel dari Abdurrahman Ibn Al-Jauzy menceritakan dalam Shaed Al-Khathir kisah berikut ini: Abu Utsman Al-Naisaburi ditanya: ”amal apakah yang pernah anda lakukan dan paling anda harapkan pahalanya?”
Beliau menjawab, ”sejak usia muda keluargaku selalu berupaya mengawinkan aku. Tapi aku selalu menolak. Lalu suatu ketika, datanglah seorang wanita padaku dan berkata, ”Wahai Abu Utsman, sungguh aku mencintaimu. Aku memohon—atas nama Allah—agar sudilah kiranya engkau mengawiniku.” Maka akupun menemui orangtuanya, yang ternyata miskin dan melamarnya. Betapa gembiranya ia ketika aku mengawini puterinya.
Tapi, ketika wanita itu datang menemuiku—setelah akad, barulah aku tahu kalau ternyata matanya juling, wajahnya sangat jelek dan buruk. Tapi ketulusan cintanya padaku telah mencegahku keluar dari kamar. Aku pun terus duduk dan menyambutnya tanpa sedikit pun mengekspresikan rasa benci dan marah. Semua demi menjaga perasaannya. Walaupun aku bagai berada di atas panggang api kemarahan dan kebencian.
Begitulah kulalui 15 tahun dari hidupku bersamanya hingga akhir ia wafat. Maka tiada amal yang paling kuharapkan pahalanya di akhirat, selain dari masa-masa 15 tahun dari kesabaran dan kesetiaanku menjaga perasaannya, dan ketulusan cintanya.
========================================
Subhanallah..Brader n sista,itu lah gambaran kemuliaan cinta.Cinta,lima huruf yang sering di bicarakan banyak orang bahkan banyak orang yang sering merasakannya tapi sulit mendefinisikannya.
Bukan dari wajah lah cinta itu tampak,bukan dari tubuhlah cinta itu tergambar,bukan dari harta lah cinta itu datang,tapi dari ketulusan,kehormatan,kepatuhan juga keimanan yang kata Rosulullah tidak beriman diri kita hingga mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya.
Cinta..ooh..cinta..entah apa yang dipikirkan brader n sista kalo udah bicarain tentang cinta,tapi biasanya nih pikiranya langsung pada lawan jenis…
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik.” (Ali ‘Imran: 14)
Dari ayat di atas tergambar jelas cinta bukan hanya pada lawan jenis,tapi pada semua yang ada di dunia ini,yaa..ini adalah gambaran jelas cinta membutakan akhirat kita,hanya pada kelezatan jiwa sesaat yang akan hilang pada waktunya.
Sesungguhnya cinta adalah fenomena jiwa,fitrah kehidupan,tapi merupakan amalan hati yang bisa di wujudkan dalam amalan lahiriyah. Bila cinta kita wujudkan karna harap ridho AllOh,maka cinta itu akan bernilai ibadah. Begitupun sebalikya,bila cinta di wujudkan dalm kemaksiatan dan kenistaan,maka murka AllOh lah yang kita tuai.
Gunakan lah fitrah cinta ini hanya untuk mengharap ridho AllOh bukan nikmat kemaksiatan.
Wallahu’alam bi Showwab.
Read More - Cintaku,Ibadahku

Selasa, 15 November 2011

Cinta Tak Selamanya Merah Jambu

Diposting oleh Yusuf shadiq
Bismillahirrahmanirrahim..


C.I.N.T.A.

Tak pernah bosan kamu mengobrak-abrik lima kata ini, yang tiap harinya ada saja yang terselip dalam setiap pembicaraan. Tak indah rasanya kalau tiada hari tanpa membicarakan kisah-kisah cinta, paling nggak yaa curhat-curhat, lagi-lagi curhat pun tak jauh dari masalah cinta. Tapi, apa kamu tahu apa arti cinta?

Kata orang bak pujangga, cinta itu hanya aku dan kamu yang lain ngontrak..

Kata orang yang setengah waras, cinta itu tipuan..

Kata orang yang  membenci, cinta itu nggak ada namamu..

Kata orang yang buta, cinta itu pemuas nafsu..

Kata orang yang menangis, cinta itu patah hati..

Kata orang berakal, cinta itu adanya dalam hati dariNya dan untukNya..

Yang mana pilihanmu?

Katanya cinta itu bikin senang, tapi kok suka bikin nangis yaa ? Katanya cinta itu indah, tapi kok ada yang nekat bunuh diri ? Katanya cinta itu ajaib, tapi kok masih ada yang patah hati ditinggal cinta ?

Kamu selalu melihat cinta berwarna merah muda, lihat saja kalau sudah ngomongin cinta semua yang dikanan kiri terlihat merah jambu. Iya apa iya ?

Tapi tak selamanya cinta itu merah jambu, mungkin kamu nggak menyadari bahwa cinta yang kamu usung selama ini sebenarnya nggak lagi berwarna merah jambu. Warnanya sudah tertutupi oleh debu, debu itu lah yang akhirnya mengkelamkan hatimu. Debu itu adalah Nafsu.

Berbeda ketika kamu mengusung cinta yang hakiki, cinta yang terletak pada sujudmu saat berpasrah diri di sepertiga malam. Atau cinta yang terletak pada tetesan mutiara dari matamu ketika kamu memohon ampun dalam taubatanmu. Sungguh dua hal yang berbeda meski sama-sama terkandung makna cinta..yaa.. C.I.N.T.A..

Sebenarnya nggak ada yang salah dengan cinta, namun terjadi penyimpangan dengan makna cinta sekarang ini. Dan anehnya, maksiat atas nama cinta sudah biasa sehingga bila didepan muka kamu ada yang bermaksiat menurutmu itu hal yang wajar. Ya iyalah wajar, karna sudah biasa dilihat dan kamu sendiri juga melakukan atau pernah melakukan. Jadi yaa sudah biasa saja.


“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga) “ ( Ali Imran 14 )



Allah memang memberikan kamu cinta, tapi bukan berarti cinta pada kemaksiatan juga termasuk cinta yang Allah berikan padamu. Justru tingkat keinginanmu lah yang membuatmu sulit melepaskan cinta nista itu karna melihat sekelilingmu melakukannya. Karna mungkin bila nggak ngikut nggak gaul, gitu kan ?

Cinta memang tak selamanya merah jambu justru cinta lebih sering berwarna kelabu tertutup debu, karna cinta yang bukan karna Allah dan untuk Allah bukanlah cinta yang hakiki.

So..sahabat kalau kamu memang ingin merasakan jatuh cinta yang sejatinya cinta. Menikahlah.










“Tidak terlihat dua orang yang saling mencintai, seperti pernikahan” (HR.Ibnu Majah )








Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat. Cintalah yang mampu melunakkan besi, menghancurkan batu karang, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta (Jalaluddin Rumi).





Tapi ingatlah sahabat, cinta bisa membuat orang yang sehat jadi pesakitan, orang yang kaya jadi miskin, orang waras menjadi gila, bahkan raja menjadi budak. Bila cintanya telah dinaungi oleh kenistaan. Karna cinta nya hanya untuk dunia, harta dan wanita. Mereka lupa bahwa landasan cinta hanyalah Allah Subhanahu Wa Ta’ala
Read More - Cinta Tak Selamanya Merah Jambu

Minggu, 13 November 2011

Biarlah Alloh Memilihnya Untukmu

Diposting oleh Yusuf shadiq
Bismillahirrahmanirrahim…
Di suatu sudut taman, aku melihat seorang gadis sedang menangis. Tidak..dia tidak sendirian, namun ditemani seorang wanita dan seorang laki-laki. Kebetulan duduk kami tidak lah berjauhan, samar-samar aku masih mendengar pembicaraan mereka.
“Kalau kamu yakin, abang sih nggak apa-apa Lena. Toh kamu sudah besar, bisa memilih dan memilah, ya kan ummi? Tapi yang abang nggak suka, cara kalian berhubungan.”

Aku sudah bisa menerka, bahwa wanita dan laki-laki itu adalah sepasang suami istri dan gadis itu adalah adik dari laki-laki itu. Dan lagi-lagi aku bisa menebak ke arah mana pembicaraan mereka, apalagi kalau bukan “Cinta”
“Aku juga tahu batasannya, Bang.” Gadis itu menjawab dengan sesegukan.
“Lena, seorang laki-laki yang mengenal syariat dan kalau dia benar mencintaimu seperti yang dia katakan, dia tidak akan pernah memanjakanmu dengan kata-kata manis sebelum dia halal denganmu. Karena dia tahu, apa yang dia perbuat padamu selalu ada yang melihatnya yaitu Allah.”
Giliran wanita tadi yang berbicara, rupanya yang wanita bisa berpikir lebih bijak, mungkin karena dia sama-sama wanita dan lebih paham isi hati wanita.
“Biarlah Allah yang memilihkannya untukmu, Lena. Memilihkan laki-laki yang pantas untukmu, yang perlu kamu lakukan adalah membersihkan hatimu dari virus-virus yang menyerangnya agar kelak laki-laki yang dipilihkan-Nya untukmu pun bersih dari virus hati yang merusaknya.”
Ada genangan di mataku yang berubah menjadi butiran-butiran yang terus menetes di pipiku. Semakin menderas. Nasehat itu seolah-olah ditujukan Allah untukku lewat wanita tadi.

Aku baru patah hati dan putus cinta karena laki-laki yang tadinya aku cintai lebih memilih orang lain. Dan di taman inilah aku menginjakkan kaki untuk menenangkan pikiranku, dan ternyata Allah memberikanku sebuah kejutan yang membuat hatiku terbuka lewat tiga orang itu. Terima kasih yaa Rabb, Kau masih mencintaiku justru ketika aku berpaling dari-Mu.
***
Banyak yang tidak menyadari ketika hati memilih seseorang, seolah-olah dia pasti akan menjadi pendampingmu. Padahal belum tentu adanya, jadi ketika Allah Azza Wa Jalla memutuskan untuk mengembalikanmu kepada-Nya dengan menjauhkanmu dari maksiat, kamu justru membenci-Nya, menyalahkan takdir-Nya.
Kesadaran kamu atas cinta Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah disamarkan oleh cinta pada makhluk-Nya, sangat disayangkan kamu lupa bahwa dengan mencintai Allah Subhanahu Wa Ta’ala, kamu justru akan mendapatkan cinta yang jauh lebih berharga.

Sadarilah, Allah akan memilihkanmu seseorang yang jauh lebih pantas ketika kamu mampu menjaga hatimu dari kekejian massa yang memberikan kebebasan pada kemaksiatan ketimbang kamu memilih ikut untuk berkecimpung dalam kemaksiatan dengan dalih-dalih cinta atau ketakutan tidak mendapatkan cinta.
”Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)…” (QS An Nur:26)
Read More - Biarlah Alloh Memilihnya Untukmu

Rabu, 09 November 2011

✿ Cinta Allah Yang Abadi ✿

Diposting oleh Yusuf shadiq

Imam Ibnu Athaillah mengatakan dalam kitab Al-Hikam
yang kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia begini :D

" Tidak ada yang bisa mengusir syahwat atau kecintaan pada kesenangan duniawi  selain rasa takut kepada Allah SWT yang menggetarkan hati,
atau rasa rindu kepada Allah yang membuat hati merana!"

Dari perketaan Ibn Athaillah ini
kita bisa mengambil hikmah 



Hanya cinta kepada Allah SWT yg Bisa menggetarkan hatimu.
karena ketika Cinta yang ada di hatimu hanya Cinta kepada Allah,
Cintamu kepada Dunia dengan sendirinya menjadi kerdil dan lenyap.

Jika rasa rindu kepada Allah menusuk hatimu
kamu merasa merana dan kamu
Pasti tidak akan merana
karena pada makhluk yang lain.
Jika kau sudah sibuk memikirkan Allah,
kamu tidak akan sibuk memikirkan yang lain.

Yakinlah...
Cinta Dunia bukanlah segala galanya.
Tapi kehilangan cinta seperti kehilangan segala galanya.
Benar. Mencintai makhluq itu sangat berpeluang menemui kehilangan.
Kebersamaan dengan makhluq juga berpeluang mengalami perpisahan.
Hanya cinta kepada Allah yang tidak.

Jika kamu mencintai seseorang ada
dua kemungkinan diterima dan ditolak.
Jika ditolak pasti sakit rasanya.
Namun jika kamu mencintai Allah pasti diterima.
Jika kamu mencintai Allah,
engkau tidak akan pernah merasa kehilangan.

Tak akan ada yang merebut Allah
yang kamu cintai dari hatimu.
Tak akan ada yang merampas Allah.
Jika kau bermesraan dengan Allah,
hidup bersama Allah,

kamu tidak akan pernah berpisah denganNya.
Allah akan senantiasa menyertaimu.
Allah tidak akan berpisah darimu.
Kecuali kamu sendiri yang berpisah dariNya.
Cinta yang paling membahagiakan adalah cinta kepada Allah 'Azza wa Jalla.


Boleh saja kamu memberikan cinta kepada manusia pilihan hatimu
karena sesungguhnya manusia hidup karena cinta dan kasih
tapi janganlah jadikan cintamu kepada makhluk didunia ini
lebih besar dari cintamu kepada Allah 
hanya Allah saja yang kepadanya
segala keagungan Cinta
yang tidak akan pernah pupus
yang tidak akan pernah mati
Dia Selalu ada untukmu memberikan nafas untuk kamu hidup 
mari kita ucapkan syukur.. Alhamdulillahhh...


CINTA SEJATI ITU MENYEMBUHKAN TIDAK MENYAKITKAN
Read More - ✿ Cinta Allah Yang Abadi ✿

Selasa, 18 Oktober 2011

•♥• Seindah Cinta Ketika Berlabuh •♥•

Diposting oleh Yusuf shadiq

Bismillahirrahmanirrahim … Awalnya, aku bertemu dengannya di sebuah acara yang diselenggarakan di rumahku sendiri. Gadis itu sangat berbeda dengan cewek-cewek lain yang sibuk berbicara dengan laki-laki dan berpasang-pasangan. Sedangkan dia dengan pakaian muslimah rapi yang dikenakannya membantu mamaku menyiapkan hidangan dan segala kebutuhan dalam acara tersebut. Sesekali gadis itu bermain di taman bersama anak-anak kecil yang lucu, kulihat betapa lembutnya dia dengan senyuman manis kepada anak-anak. Dari sikapnya itu aku tertarik untuk mengenalnya. Akhirnya dengan pede-nya keberanikan diri untuk mendekatinya dan hendak berkenalan dengannya. Namun, kenyataannya dia menolak bersalaman dengannku, dan cuma mengatakan, “Maaf…” dan berlalu begitu saja meninggalkanku. Betapa malunya aku terhadap teman-teman yang berada di sekitarku.“Ini cewek kok jual mahal banget !” Padahal begitu banyak cewek yang justru berlomba-lomba mau jadi pacarku. Dia, mau kenalan saja tidak mau !” ujarku. Dari kejadian itu aku menjadi penasaran dengan gadis tersebut. Lalu aku mencari tahu tentangnya. Ternyata dia adalah anak tunggal sahabat rekan bisnis papa. Setiap ada acara pertemuan di rumah gadis itu, aku selalu ikut bersama papa. Gadis itu bernama Nina, kuliah di Fakultas Kedokteran dan dia anak yang tidak suka berpesta, berfoya-foya, dan keluyuran seperti cewek kebanyakan di kalangan kami. Aku pun jarang melihatnya jika aku pergi ke rumahnya; dengan berbagai alasan yang kudengar dari pembantunya: sakitlah, lagi mengerjakan tugas, atau kecapaian. Pokoknya, dia tidak pernah mau keluar. Hingga suatu hari aku dan papa sedang bertamu ke rumahnya. Pada saat itu, Nina baru saja pulang dengan busana muslimahnya yang rapi, terlihat turun dari mobil. Namun belum jauh melangkah dia pun terjatuh pingsan dan mukanya terlihat sangat pucat. Kami yang berada di ruang tamu bergegas keluar dan papanya pun menggendong ke kamar serta meminta tolong kami untuk menghubungi dokter. Dari hasil pemeriksaan dokter, Nina harus dirawat di rumah sakit. Keesokan harinya, aku datang ke rumah sakit bermaksud untuk menjenguknya. Betapa kagetnya aku ketika kutahu Nina terkena leukimia (kanker darah). Aku bertanya, “Kenapa gadis selembut dan sesopan dia harus mengalami hal itu ?”. Perasaan kesalku padanya kini berubah menjadi kasihan dan khawatir. Setiap usai kuliah, kusempatkan untuk datang menjenguknya. Aku mendapatinya sering menangis sendirian. Entah itu karena tidak ada yang menjaganya atau karena penyakit yang diderita. Beberapa hari di rumah sakit, Nina memintaku keluar setiap kali aku masuk. Aku pun mendatanginya di rumah, tapi dia tidak pernah mau keluar menemuiku dan hanya mengurung diri di dalam kamar. Aku tidak menyerah begitu saja, kucoba menelpon Nina dan berharap dia mau bicara denganku. Namun, dia tetap tidak mau mengangkat telpon dariku, lalu kukirimkan SMS padanya agar dia mau menjadi pacarku, tetapi tidak ada balasan malah HP-nya dinonaktifkan semalaman. Keesokan harinya aku nekat datang ke rumahnya untuk meminta maaf atas kelancanganku. Ternyata ia akan berangkat ke Makasar, ke kampung orang tuanya. Karena orang tuanya tak dapat mengantarnya, aku pun menawarkan diri untuk mengantarnya, tapi Nina lebih memilih naik taksi dengan alasan tidak mau merepotkan orang lain. Sebelum naik ke mobil, dia menitipkan kertas untukku kepada mamanya. Alangkah hancur hatiku ketika membaca sebait kalimat yang berbunyi, “Maaf saat ini aku hanya ingin berkonsentrasi kuliah.” Hatiku remuk dan aku pulang dengan perasaan kesal sekali. Ini pertama kalinya aku ingin pacaran, tapi ditolak. Sebenarnya, aku tidak begitu suka dengan hubungan seperti pacaran itu karena begitu banyak dampak negatifnya, sampai ada yang rela bunuh diri karena ditinggalkan kekasihnya –na’udzubillahi min dzalik. Namun entah mengapa ketika aku melihat Nina hatiku pun tergoda untuk menjalin hubungan itu. Sejak perpisahan itu, aku tidak pernah lagi bertemu dengannya sampai gelar sarjana aku raih. Lalu aku pun bekerja di perusahaan milik keluargaku sebagai satu-satunya ahli waris. Melihat ketekunanku dalam bekerja, papa Nina ,menyukaiku hingga hubungan kami menjadi akrab dan kuutarakanlah maksudku bahwa aku menyukai Nina, anaknya, dan ternyata papa Nina setuju untuk menjadikanku sebagai menantunya. 24 Oktober 2006, bertepatan dengan hari raya Idul Fitri, aku dan orang tuaku bersilaturahmi ke rumah keluarga Nina dengan maksud untuk membicarakan perjodohan antara aku dan Nina. Tapi pada saat itu Nina baru dirawat di rumah sakit sejak bulan Ramadhan. Saat kutemui, Nina terlihat sangat pucat, lemah, dan senyumannya seakan menghilang dari bibirnya. Hari itu orang tua kami resmi menjodohkan kami. Bahkan aku diminta untuk menjaganya karena orang tuanya akan berangkat ke luar negeri. Tetapi Nina tidak pernah mau meladeniku. Suatu hari aku mendapati Nina terlihat kesakitan, terlihat darah keluar dari hidung dan mulutnya. Aku bermaksud untuk membantu mengusap darah dan keringat yang ada di wajahnya, tetapi secara spontan dia menamparku pada saat aku menyentuh wajahnya. Betapa kaget diriku dibuatnya, aku tidak menyangka sama sekali Nina akan manamparku. Sungguh betapa istiqomahnya dia dalam menjaga kehormatan untuk tidak disentuh laki-laki yang bukan muhrimnya. Saat itu aku belum mengetahui tentang masalah ini dalam agama.
 
Kejadian tersebut secara tak sengaja terlihat mama Nina maka Nina pun dimarahi habis-habisan hingga sebuah tamparan mendarat di pipinya. Kulihat Nina segera melepas infusnya dan berlari menuju kamar mandi. Nina pun mengurung diri di kamar mandi tersebut. Dengan terpaksa kami mendobrak pintu kamar mandi dan kami dapati Nina tergeletak di lantai tak sadarkan diri karena terlalu banyak darah yang keluar. Setelah sadar, aku berusaha bicara dan meminta maaf kepadanya atas kejadian tadi, namun Nina terus-terusan menangis. Aku pun bertambah bingung apa yang mesti aku lakukan untuk menenangkannya. Tanpa pikir panjang aku memeluknya, tapi Nina malah mendorongku dengan keras dan berlari keluar dari kamar menuju taman. Ketika kudekati Nina berteriak hingga menjadikan orang-orang memukulku karena menyangka aku mengganggu Nina. Karena itulah, Nina semalaman tidur di taman dan aku hanya bisa melihatnya dari kejauhan. Setelah waktu subuh menjelang kulihat Nina beranjak untuk melaksanakan shalat shubuh di masjid, aku pun turut shalat. Namun setelah shalat, tiba-tiba Nina menghilang entah kemana. Aku mencarinya berkeliling rumah sakit tersebut. Dan lama berselang kulihat banyak kerumunan orang dan ternyata Nina sudah tak sadarkan diri tergeletak dengan HP berada di sampingnya, sepertinya dia bosan telah berbicara dengan seseorang. Keadaan Nina saat itu sangat kritis sehingga pernafasannya harus dibantu dengan oksigen. Kata dokter, paru-paru Nina basah yang mungkin diakibatkan semalaman tidur di taman. Nina tak kunjung juga sadar. Dengan perasaan khawatir dan bingung aku berdoa dengan menatap wajahnya yang pucat pasi… Tiba-tiba ada sebuah SMS yang masuk ke HP Nina, tanpa sadar aku pun membaca dan membalas SMS tersebut. Aku juga membuka beberapa SMS yang masuk ke HP-nya dan aku sangat terharu dengan isinya, tenyata banyak sekali orang yang menyayanginya. Di antaranya adalah orang yang bernama Ukhti. Dulu sebelum aku mengetahui Ukhti adalah panggilan untuk saudari perempuan, aku sempat cemburu dibuatnya. Aku mengira Ukhti itu adalah pacar Nina yang menjadi alasan dia menolakku. Setelah Nina tersadar dari pingsannya, aku menunjukkan SMS yang dikirimkan saudari-saudarinya dan dia sangat marah ketika tahu aku sudah membaca dan membalas SMS dari saudari-saudarinya. Dia pun akhirnya melarangku untuk memegang HP-nya apalagi mengangkat atau menghubungi saudari-saudarinya. Namun, tetap saja aku sering ber-SMS-an dengan saudari-saudarinya untuk mengetahui kenapa sikap Nina begini dan begitu. Dari sinilah aku mendapat sebuah jawaban bahwa Nina tidak mau bersentuhan apalagi berduaan denganku karena aku bukan mahramnya dan Nina menolak untuk berpacaran serta bertunangan denganku karena di dalam Islam tidak ada hal-hal seperti itu dan hal itu merupakan kebiasaan orang-orang non Muslim. Aku tahu juga Nina mencari seorang ikhwan yang mencintai karena Alloh bukan atss dasar hawa nafsu. Akhirnya aku tahu kan sikap Nina selama ini semata-mata dia hanya ingin menjalankan syariat Islam secara benar. Hari berlalu dan aku terus belajar sedikit demi sedikit tentang Islam dari Nina dan saudari-saudarinya, terutama dalam melaksanakan shalat lima waktu tepat pada waktunya. Saat itu aku merasakan ketenangan dan ketentraman selama menjalankannya dan menimbulkan perasaan rindu kepada Alloh untuk senantiasa beribadah kepada-Nya. Niatku pun muncul untuk segera menikahi Nina agar tidak terjadi fitnah, namun kondisi Nina semakin memburuk. Dia selalu mengigau memanggil saudari-saudarinya yang dicintainya karena Alloh….. Melihat hal itu, aku membawanya ke kota Makassar, kampung mama kandung Nina untuk mempertemukannya dengan saudari-saudarinya, Qadarulloh (atas kehendak Alloh), aku tidak berhasil mempertemukan mereka. Yang ada kondisi Nina semakin parah dan penyakitku juga tiba-tiba kambuh sehingga aku pun haus dirawat di rumah sakit. Orang tua Nina datang dan membawanya kembali ke kota Makassar tanpa sepengetahuanku karena pada saat itu aku juga diopname. Di kota Makassar, Nina diawasi dengan ketat oleh papanya, karena papa Nina kurang suka dengan akhwat, apalagi yang bercadar. Rumah sakit dan rumah yang ditempati Nina dirahasiakan. Dan Nina pun tak tahu di manakah ia berada. Karena kondisinya masih lemah, diapun tak bisa berbuat apa-apa, bahkan ia kadang dibius, apalagi ketika akan dipindahkan dari satu tempat ke tempat yag satunya agar tidak tahu di mana keberadaaannya, karena papanya tidak ingin ada akhwat yang menjenguk Nina. Sampai HPnya pun diambil dari Nina. Namun, karena Nina masih mempunyai HP yang ia sembunyian dari papanya, sehingga beberapa kali Nina berusaha kabur untuk menemui saudari-saudarinya, akhirnya Nina dikurung di dalam kamar. Mendengar hal itu, aku langsung menyusul Nina ke Makassar dan aku sempat bicara dengannya dari balik pintu. Nina menyuruhku untuk menemui seorang ustadz di sebuah masjid di kota itu. Dari pertemuanku dengan ustadz tersebut aku pun diajak ta’lim beberapa hari dan aku menginap di sana. Papa Nina menyangka Nina telah mengusirku sehingga ia pun dimarahi. Setibanya di rumah, aku jelaskan duduk perkaranya kepada papa Nina, bahwa ia tidak bersalah dan aku mengatakan agar pernikahan kami dipercepat. Hari Kamis, 24 November 2006. Kami melangsungkan pernikahan dengan sangat sederhana. Acara tersebut Cuma dihadiri oleh orangtua kami beserta dua orang rekanan papa. Setelah akad nikah aku langsung mengantar ustadz sekalian shalat dhuhur. 
Betapa senangnya hatiku, akkhirnya aku bisa merasakan cinta yang tulus karena Alloh. Semoga kami bisa membentuk keluarga sakinah mawaddah, wa rahmah dan senantiasa dalam ketaatan kepada Alloh…..Itulah doaku saat itu. Sepulang dari mengantar ustadz, perasaan bahagia itu seakan buyar mendapati Nina yang baru saja menjadi istriku tergeletak di lantai, dari hidung dan mulutnya kembali berlumuran darah. Dan tangannya terlihat ada goresan. Kami langsung membawanya ke rumah sakit, diperjalanan, kondisi Nina terlihat sangat lemah. Terdengar suaranya memanggilku dan berkata agar aku harus tetap di jalan yang diridhai-Nya sambil memegang erat tanganku dengan tulus, air mataku tak tertahankan melihat keadaan Nina yang terus berdzikir sambil menangis…..Dia juga selalu menanyakan saudari-saudarinya dimana ? Setibanya di rumah sakit, aku bertanya-tanya kenapa tangan Nina tergores. Aku pun menulis SMS kepada saudari-saudari Nina. Ternyata, tangan Nina tergores ketika hendak menemui saudari-saudainya dengan keluar dari kamar. Karena pintu kamar terkunci, Nina ingin keluar melalui jendela sehingga menyebabkan tangannya tergores. Nina tak kunjung sadar hingga larut malam, aku pun tertidur dan tidak menyadari kalau Nina bangkit dari tempat tidurnya. Dia ingin sekali menemui saudari-saudarinya dan dia tidak menyadari kalau hari telah larut malam. Dia Cuma berkata, “Pengin ketemu saudariku karena sudah tak ada waktu lagi.” Berhubung Nina masih lemah, dia pun jatuh pingsan setelah bebrapa saat melangkah. Aku benar-benar kaget dan bingung mau memanggil dokter tapi tidak ada yang menemani Nina. Akhirnya, aku menghubungi salah seorang saudarinya untuk menemani. Setelah aku dan dokter tiba, Nina sudah tidak bernafas dan bergerak lagi. Pertahananku runtuh dan hancurlah harapanku melihat Nina tidak lagi berdaya…. Dokter menyuruhku keluar. Pada saat itu kukira Nina telah tiada, makanya aku segera menulis SMS kepada saudari Nina untuk memberitahu bahwa Nina telah tiada. Namun begitu dokter keluar, masya Alloh ! Denyut jantung Nina kembali beredetak dan ia dinyatakan koma. Aku hendak memberi kabar kepada saudari Nina tapi baterai HP-ku habis dan tiba-tiba penyakitku pun kambuh lagi sehingga aku harus diinfus juga….. Jam 11.30, perasaanku mengatakan Nina memangilku, maka aku segera bangkit dari tempat tidur dan melepas infus dari tanganku menuju kamar Nina. Kutatap wajah Nina bersamaan dengan kumandang adzan shalat Jum’at. Sembari menjawab adzan, aku terus menatap wajah Nina berharap dia akan membuka matanya. Begitu lafadz laa ilaaha illallah, suara mesin pendeteksi jantung berbunyi, menandakan bahwa Nina telah tiada. Aku berteriak memanggil dokter, tapi qadarulloh istriku sayang telah pergi untuk selama-lamanya dari dunia ini. Nina langsung dimandikan dan dishalatkan selepas shalat Jum’at, lalu diterbangkan ke rumah papanya di Malaysia. Untuk terakhir kalinya kubuka kain putih yang menutupi wajah Nina. Wajahnya terlihat berseri….. Aku harus merelakan semua ini, aku harus kuat dan menerima takdir-Nya. Teringat kata-kata Nina, “Berdoalah jika memang Alloh memangilku lebih awal dengan doa, “Ya Alloh, berilah kesabaran dan pahala dari musibah yang menimpaku dan berilah ganti yang lebih baik.” Setelah pemakaman, aku langsung balik ke Jakarta karena kondisiku yang kurang stabil…Astaghfirullah !!! aku lupa memberitahu saudari-saudari Nina. Mungkin karena aku terlalu larut dalam kesedihan, hingga secara spontanitas aku menghubungi mereka dan menyampaikan bahwa Nina benar-benar talah tiada. Aku tahu pasti, mereka pasti sedih dengan kepergian saudari mereka yang mereka cintai karena Alloh. Dari ketiga saudari Nina, ada seorang yang tidak percaya dan sepertinya dia sangat membenciku. Entah, mengapa sikapnya seperti itu ? Sekiranya mereka tahu, bahwa sebelum kepergiannya, Nina selalu memanggil nama mereka, tentulah mereka semakin sedih. Dalam HP Nina terlihat banyak SMS yang menunjukkan betapa indahnya ukhuwah dengan saudari-saudarinya. Semoga saudari-saudari Nina memaafkan kesalahannya dan kesalahan diriku pribadi. “Salam sayang dari Nina tu kakak Rini, Sakinah, dan Aisyah serta akhwat di Makassar. Teruslah berjuang menegakkan dakwah ilallah. Syukran atas perhatian kalian….”
 
•♥•-•♥•-•♥•-•♥•-•♥•-•♥•-•♥•-•♥•-•♥•-•♥•-•♥•-•♥• 
 
Tak beberapa lama setelah kisah ini dimuat di Media Muslim Muda Elfata, redaksi Elfata menerima SMS dari seorang ukhti, saudari Nina. Isi SMS tersebut adalah, “Afwan , mungkin perlu Elfata sampaikan kepada pembaca mengenai kisah ‘Akhirnya Cintaku Berlabuh karena Alloh’ di mana Kak Nina telah meninggal dan kini Kak Adhit pun telah tiada. Kurang lebih 2 pekan (Kak Adhit –red) dirawat di rumah sakit karena penyakit pada paru-parunya. Sebelum sempat dioperasi, maut telah menjemputnya. Ana menyampaikan hal ini karena masih banyak yang mengirim salam, memberi dukungan ke Kak Adhit yang kubaca di Elfata dan beberapa orang yang kutemui di jalan juga selalu bertanya, Kak Adhit bagaimana ? Ana salah satu ukhti dalam cerita tersebut…Syukran.” PERCIK RENUNGAN Subhanalloh ! Kisah Adhit dan Nina di atas dapat kita jadikan sebuah cermin untuk berkaca. Renungkanlah keteguhan Nina untuk tak meladeni tawaran cinta asmara yang tak terselimuti indahnya syariat. Padahal Nina adalah seorang yang sedang membutuhkan dukungan, pertolongan, dan sandaran bahu tempat menangis. Nina berprinsip, meski dalam situasi sesulit apapun, kemurnian syariat tetap harus dijaga dan diamalkan. Gelombang kesulitan tak harus menjadikan kita surut dalam berkonsisten dengan syariat ini. Bahkan bisa jadi kesulitan demi kesulitan yang kita alami menjadi parameter seberapa jauh kita telah mengamalkan ajaran agama ini. Di lain sisi, ketidaktahuan seseorang akan syariat ini seringkali menjadikan pelakunya bertindak tanpa adanya rambu-rambu yang telah dicanangkan agama. Namun, bisa jadi ketidaktahuan akan syariat ini menjadi titik awal seseorang merasakan indahnya agama dan manisnya iman sebagaimana yang terjadi pada Adhit, ikhwan yang menceritakan kisahnya ini. Semoga Alloh merahmati mereka, menerima ruh mereka berdua dan menjadikan mereka berdua termasuk hamba-hamba-Nya yang shalih yang dijanjikan surga-Nya. Aamiin. 
 
Sumber: Kumpulan KISAH NYATA UNGGULAN Majalah ELFATA ‘Seindah Cinta ketika Berlabuh’, 2008, FAtaMeDia
Read More - •♥• Seindah Cinta Ketika Berlabuh •♥•

Rabu, 12 Oktober 2011

DUHAI ISTRIKU

Diposting oleh Yusuf shadiq
◕__◕ DUHAI ISTRIKU ◕__◕

Kehadiranmu memancarkan seribu kesyukuran buat diriku,


Pada diriku, tiada sesuatu yang istimewa untuk dipersembahkan buatmu,

Karena aku…bukanlah yang terhebat,
Karena aku…bukanlah yang terbaik,
Karena pada diriku…banyak kekurangan,
Namun dikau tetap saja menerima dan memilihku sebagai seorang suami…

Istriku…


Yang aku kejar hanyalah untuk meraih keridhaanmu, demi mencapai keridhaan Allah…


Istriku…


Ku tahu, dibalik kejernihan matamu, dibalik kebersihan wajahmu, dibalik senyum manismu,

Tersembunyi seribu satu kisah suka dan duka,
Kepayahan memperjuangan kebenaran agama,
Terkadang dikau menderita menerima cemoohan dan celaan manusia,
Sengsara menanggung musibah yang tak pernah reda,

Itulah lumrah dakwah…jalannya tak ditabur dengan bunga,

Namun dikau tetap bersabar demi meraih pahala,
Ku doakan buatmu Syurga,
Moga kita bertemu dan tetap saja bersama di sana,
Duhai istriku… yang tercinta…

Istriku…


Kuatkanlah hatimu, tabahkan jiwamu, bakar semangatmu,

Ketahuilah aku sentiasa mendukungmu,
Ingatlah janji Allah itu adalah benar dan sangat indah buat hambanya yang sabar,
Insha Allah perjuanganmu takkan sia-sia duhai Istriku…,
Semoga Allah menghadiahkan buatmu syurgaNya yang kekal selamanya,
Andai dirimu menempuhi segalanya dengan sabar dan redha,
Andai dirimu ikhlas berjuang demi Allah Yang Maha Esa…

Istriku…


Apa yang kuharapkan..

Bukanlah mencari seorang istri yang cantik rupanya,
Bukanlah mengharapkan istri yang cantik ,
Bukan kutagih minta diperhatikan,
Bukan ku rela dipuja dengan cantik dan rupawan,
Bukan semua itu semata-mata,
Itu semua tak membawa makna
Seandainya tidak didahulukan dengan agama,
Hidup kita juga mungkin tak beroleh bahagia…

Istriku…


Ku mengharapkan…

Dikau membantuku ke arah jalan keselamatan,
Berpedomankan generasi pilihan dan terbaik sepanjang zaman,
Kau menyadarkan aku akan cinta Tuhan,
Kau mengajarku arti kesabaran,
Kau hiasi diriku dengan pakaian cinta keimanan dan cinta ketaqwaan,
Kau mendidik diriku akan cinta ketabahan,

Istriku…


Semoga insan lain sedang nyenyak tidur di malam yang sepi,

Dikau mengejutkan aku atau aku yang mengejutkanmu dari alunan mimpi,
Di sepertiga malam terakhir kita berdua bangun bermunajat pada Ilahi,
Memohon keampunan dari Allah yang saat itu turun ke langit bumi,

Mari kita contoh teladan Nabi,

Menjadi hamba yang sentiasa mensyukuri,
Akan nikmat Allah yang melimpah luah tidak terperi,
Segala ujian yang mendatang bersama kita arungi,
Moga ketabahan, kesabaran, keridhaan, dan istiqomah sentiasa mengiringi.

Istriku…


Janganlah dikau menangis,

Kerana tangismu turut mengundang duka di hatiku,

Istriku…


Janganlah dikau bersedih,

Sesungguhnya Allah sentiasa bersamamu,

Duhai Istriku…

Ketahuilah, daku mencintaimu karena Allah…"
Read More - DUHAI ISTRIKU

Selasa, 11 Oktober 2011

Syariat Islam Mengenai Cinta & Menikah Tanpa Cinta

Diposting oleh Yusuf shadiq


Cinta seorang laki-laki kepada wanita dan cinta wanita kepada laki-laki adalah perasaan yang manusiawi yang bersumber dari fitrah yang diciptakan Allah Subhanallahu wa Ta’ala di dalam jiwa manusia, yaitu kecenderungan kepada lawan jenisnya ketika telah mencapai kematangan pikiran dan fisiknya. Sebagaimana Firman Alloh Subhanallohu wa Ta’ala, yang artinya: "Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendir , supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya , dan dijadikan-Nya diantara kamu rasa kasih sayang .Sesungguhnya pada yang demikian itu benar- benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (QS. Ar Rum: 21)

Cinta pada dasarnya adalah bukanlah sesuatu yang kotor, karena kekotoran dan kesucian tergantung dari bingkainya. Ada bingkai yang suci dan halal dan ada bingkai yang kotor dan haram. Cinta mengandung segala makna kasih sayang, keharmonisan, penghargaan dan kerinduan, disamping mengandung persiapan untuk menempuh kehiduapan dikala suka dan duka, lapang dan sempit.

Cinta Adalah Fitrah Yang Suci
Cinta bukanlah hanya sebuah ketertarikan secara fisik saja. Ketertarikan secara fisik hanyalah permulaan cinta bukan puncaknya.Dan sudah fitrah manusia untuk menyukai keindahan.Tapi disamping keindahan bentuk dan rupa harus disertai keindahan kepribadian dengan akhlak yang baik.

Islam adalah agama fitrah karena itulah islam tidaklah membelenggu perasaan manusia.Islam tidaklah mengingkari perasaan cinta yang tumbuh pada diri seorang manusia .Akan tetapi islam mengajarkan pada manusia untuk menjaga perasaan cinta itu dijaga , dirawat dan dilindungi dari segala kehinaan dan apa saja yang mengotorinya.

Islam mebersihkan dan mengarahkan perasaan cinta dan mengajarkan bahwa sebelum dilaksanakan akad nikah harus bersih dari persentuhan yang haram.

Menikah Tanpa Cinta
Adakalanya sebuah pernikahan terjadi tanpa dilandasi oleh cinta. Mereka berpendapat bahwa cinta itu bisa muncul setelah pernikahan. Islam memandang bahwa faktor ketertarikan merupakan faktor yang tidak bisa diabaikan begitu saja.Islam melarang seorang wali menikahkan seorang gadis tanpa persetujuannya dan menghalanginya untuk memilih lelaki yang disukainya seperti yang termuat dalam Al Qur'an dan Al Hadist

Firman Alloh Subhanallohu wa Ta’ala, yang artinya: "Maka janganlah kamu (para wali) menghalangi mereka kawin dengan bakal suaminya" (QS. Al Baqarah: 232)

"Dari Ibnu Abbas rodhiyallahu anhu , bahwa seorang wanita datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alahi wa sallam , lalu ia memberitahukan bahwa ayahnya telah menikahkannya padahal ia tidak suka , lalu Rasulullah shalallahu ‘alahi wa sallam memberikan hak kepadanya untuk memilih” (HR Abu Daud)

Karena yang menjalani sebuah pernikahan adalah kedua pasangan itu bukanlah wali mereka.

Selain itu seorang yang hendak menikah hendaknyalah melihat dahulu calon pasangannya seperti termuat dalam hadist: "Apabila salah seorang dari kamu meminang seorang wanita maka tidaklah dosa atasnya untuk melihatnya, jika melihatnya itu untuk meminang, meskipun wanita itu tidak melihatnya" (HR. Imam Ahmad)

Memang benar dalam beberapa kasus, pasangan yang menikah tanpa didasari cinta bisa mempertahankan pernikahannya. Tapi apakah hal ini selalu terjadi, bagaimana bila yang terjadi adalah sebuah neraka pernikahan, kedua pasangan saling membenci dan saling mencaci maki satu sama lain. Sebuah pernikahan dalam islam diharapkan dapat memayungi pasangan itu untuk menikmati kehidupan yang penuh cinta dan kasih sayang dengan mengikat diri dalam sebuah perjanjian suci yang diberikan Allah Subhanallahu wa Ta’ala. Karena itulah rasa cinta dan kasih sayang ini sudah sepantasnya merupakan hal yang harus diperhatikan sebelum kedua pasangan mengikat diri dalam pernikahan. Karena inilah salah satu kunci kebahagian yang hakiki dalam mensikapi problematika rumah tangga nantinya.
Read More - Syariat Islam Mengenai Cinta & Menikah Tanpa Cinta

Jumat, 30 September 2011

PERSPEKTIF CINTA DALAM ISLAM

Diposting oleh Yusuf shadiq

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله الواحد الأحد الفرد الصمد الذى لم يلد ولم يولد ولم يكن له كفوا أحد أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير.وأشهد أن محمد عبده ورسوله أرسله الله بشيرا ونزيرا بين يدى الساعة فاد الأمانة وبلغ الرسالة ونصح الأمة وجاهد فى الله حق جهاده.الصلاة والسلام على حبيبنا وشفيعنا وزخرنا محمد بن عبد الله إمام المتقين وقائد الدعاة المجاهدين وعلى آله وصحبه ومن سار على هدية إلى يوم الدين.

أما بعد :
قال الله تعالى : واعتصموا بحبل الله جميعا ولا تفرقوا واذكروا نعمة الله عليكم إذ كنتم أعداء فألف بين قلوبكم فأصبحتم بنعمته إخوانا.

(آل عمران : 153)

MUQADDIMAH

Kewujudan manusia merupakan keunikan alam anugerah Allah. Komunikasi antara mereka memperlengkapkan survival sebuah kehidupan, manakala hubungan raya manusia dan penciptanya pula menempah kejayaan hakiki. Manusia memiliki fitarah kejadian yang seni dan agung jua sebagai pembalut naluri yang berfungsi untuk membina kestabilan asas keinsanan seorang manusia.

Cinta menepati satu angka perangkaan fitrah manusia. Tanpa nilai cinta yang berdefinisi sebagai cetusan rasa dari orbit naluri ke arah mengenali satu objek dengan penghayatan hakikat dan kewujudannya akan membantutkan tumbesar manusia.

Kesenian cinta yang didasari runtutan fitrah tanpa dicabul oleh hawa syahwat merupakan logo kedamaian, keamanan dan ketenangan. Namun cinta seringkali diperalatkan untuk melangsai keghairahan nafsu dan kebejadan iblis laknatullah. Demi kemakmuran manusia sejagat, kita mesti menangani fenomena cinta dengan nilai fikrah yang suci dan iman yang komited kepada Allah.

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :
من سره أن يجد حلاوة الإيمان فليجب المرء لا يجبه إلا الله عزوجل . (رواه أحمد والحاكم)

Permasalahan cinta antara yang dihadapi secara serius oleh umat Islam hari ini. Pertembungan antara cinta hakiki dan cinta palsu menyebabkan umat Islam menghadapi dilema perasaan yang kronik. Krisis cinta palsu telah memapah umat Islam ke medan pertembungan yang memusnahkan etika spritual-membunuh solidariti dan menodai sosial.

Individu mukmin sewajarnya peka terhadap kehadiran cinta yang mengenai jiwa. Cinta yang berlogikkan nafsu dan syahwat hanyalah cinta palsu yang penuh jijik dan dihina.

Firman Allah SWT :

- Surah Shad ayat : 26 –

Firman Allah SWT :

- Surah Yusoff ayat : 30 –


Cinta yang dinaungi kesucian fitrah dan berpandukan akidah Islamiah ialah cinta hakiki yang membina realiti kemakmuran dan mengundang keampunan Allah.

Firman Allah SWT :

- Surah Ali Imran ayat : 31 –


1. CINTA DI PENYATA WAHYU

Menelusuri cinta bahagia dan hakiki sayugianya melangkah melalui lebuh
raya yang luas terbentang menuju penyata Ilahi. Sebarang lorong dan alur rentas yang tidak menuju Irsyadur Rabbani hanyalah mempertemukan cinta dan nafsu dalam serkap yang gelita.

Firman Allah SWT :

- Surah Al-Jasyiyah ayat : 18 –

Melalui penyata yang juga merupakan surat kiriman dari Allah tertera mengenai
cinta.

a) Cinta kehadrat Ilahi.

Ketinggian nilai taqarrub Al-Abid kepada Khaliq dapat dikesan melalui skil
cinta murni kehadrat Ilahi. Tanpa cinta kepada Allah perlakuan hamba tidak memberi pulangan yang bererti sedangkan ia menjadi tunjang kepada Islam ialah mengenali dan dan menyintai Allah.
(أول الدين معرفة الله ).

Sinaran cinta itu jua akan mendorong hamba bertindak ikhlas di mihrab
pengabdian diri kepada Allah serta menghasilkan cahaya iman yang mantap. Firman Allah SWT :

- Surah Al-baqarah ayat : 165 –

Meletakkan diri dalam zumrah orang-orang yang menyintai Allah mestilah
bertindak penuh dengan mematuhi perintah Allah dan Rasul-Nya.Firman Allah SWT :

- Surah Al-Kahfi ayat : 11 –

Pencinta Allah adalah pemilik iman yang komited merangkap pejuang yang
dinamis.Mereka menanggapi kewujudan Allah sebagai Qadhi Rabbul Jalil yang tiada tandingan.
Firman Allah SWT :

- Surah Al-Maidah ayat : 50 –
- Surah an-Nisa’ ayat : 124 –

Merekalah tentera Allah yang aktif dan terpilih untuk bertugas gigih bagi
memastikan agama tertegak di muka bumi ini,pula layak menyandang pingat kejayan sejati.

- Surah Al-Maidah ayat : 54 –

Individu mukmin dalam memburu kesempurnaan ibadat dan kejayaan perjuangan sepastinya merangkul erat nilai cinta kepada Allah.

1. تقرب إلى الله
2. مراقبة الله
3. جهاد فى سبيل الله

Kecintaan kepada Allah antara semboyan untuk mengundang nusrah dan cinta
Allah sedangkan nusrah dan cinta Allah pula menjadi saranan terpenting yang digunakan untuk menjamin keistiqomahan dan kekuatan dalam menghadapi konspirasi musuh-musuh Allah .

Memiliki cinta Allah seharusnya menjadi kebanggaan individu mukmin lantaran keagungan nilai dan ketulusan ihsan-Nya.Namun menjadi suatu kesukaran untuk meraih cinta Allah tanpa pengabdian yang menjurus tepat kepada-Nya. Menjelaskan tentang nilai cinta Allah telah berkata :

العلامة أبو يزيد البسطامى : ليس العجب من حبى لك وأنا عبد فقير إنما العجب من حبك لى وأنت ملك قدير
ترجمة فى الطبقات الكبرى 1/65)

b) Kecintaan kepada Rasul

Perutusan duta besar المصطفى ملعم adalah pemegang mohor yang maha Agung
untuk menguruskan dan mengendalikan titah perintah عزوجل sehingga terlaksana pengabdian diri kepada Allah dan pembenterasan الطواغيت
Firman Allah SWT :

- Surah An-Nahl ayat : 36 –

Justeru itu menjadi hak mutlak bagi Baginda Rasul saw bahawa ia semestinya
dicintai lantaran Baginda telah berselut lumpur menghidupkan obor diri sekaligus menyungkurkan puak jahili.


Menyintai Baginda Rasul saw bererti memberi syahadah dan ikatan bai’ah demi perlaksanaan syariat Allah SWT.Firman Allah SWT :

- Surah Al-Hasyar ayat : 7 –

Realiti cinta kepada Saiyidil Mursalin saw mampu menghadirkan cinta Allah
sebagai satu gandingan cinta sejagat. Cinta inilah yang berenergy tinggi ke lokasi tenang dan bahagia serta penyelamat dari sentuhan azab.Firman Allah SWT :

- Surah At-Taubah ayat : 24 –

c) Cinta mukmin

Interaksi cinta sesama mukmin antara pembuluh yang menyalurkan ‘Izzah dan
Himmah Ummah Muhammadiah. Keprihatinan Islam mengorientasi ummah berkombinasi dan bersepadu adalah melalui perlaksanaan program ukhuwwah Addiniah yang bercagarkan percintaan sesama insan.Abu Al A’la Al Maududi dalam risalahnya (تيف السبيل إلى وحدة الأمة الإسلامية ) telah merakamkan :

لست مبالغا فيما أقول أنه لا توجد نظرية لا فى لقديم ولا فى الحديث توجد الإنسانية وتصلح أساسا للدولة العالمية إلا نظرية الإسلام والإسلام فقط هذه هى منهجية الوحيدة التى باستطاعتها أن تجمع بين الناس جميعا وتجعل منهم عائلة واحدة يتكون منها مجتمع عالمى و تنشاء عليها دولة عالمية.

Jalinan erat hati dan tenaga sesama mukmin,menyuburkan semangat تناصر dalam pembinaan akidah yang mantap,sosial yang sihat dan kekuatan tenaga yang ampuh.

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :
لا تحاسدوا ولا تناجشوا ولا تباغضوا ولا تدابروا ولا بيع بعضكم على بيع بعض وكونوا عباد الله إخوانا المسلم أخو المسلم لا يظلم ولا يخذله ولا يحقره التقوى ها هنا ويشير إلى صدره ثلاث مرات ( أخرجه المسلم )

Akidah yang mantap, sosial yang sihat dan kekuatan yang ampuh merupakan senjata serampang tiga yang efektif untuk menggempur elemen jahiliyyah dan menangani manipulasi Al-Ahzab moden. Berlangsungnya pembelengguan dan penjajahan ummah kini lantaran ketandusan cinta dan kegersangan kasih sayang. Dunia kini merintih kehausan عدالة – سعادة – ومحبة angkara retaknya solidariti ummah.lantas itulah Allah berfirman :
واعتصموا بحبل الله جميعا و لا تفرقوا واذكروا نعمة الله عليكم……..


- Surah Ali Imran ayat :




3. NILAI CINTA MURNI

رابطة العقيدة
- Surah At-Taubah ayat : 11 –

سعادة البشرية
- Surah Al-Hijr ayat : 45-48 –

إصلاح المجتمع
- Surah Al-Hujurat ayat : 10 –

أخوة الرفيقة
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :
والذى نفس بيده لا يؤمن عبد حتى يحب لجاره –أو قال – لأخيه ما يحب لنفسه.
(أخرجه البخارى – فتح البارى 13)
رفع العذاب
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :
سبعة يظلمهم الله فى ظلله يوم لا ظل إلا ظله (ومنهم) رجلان تحابا فى الله اجتمعا عليه وتفرق عليه (متفق عليه)

Integrasi Cinta Mukmin dengan Gerakan Islam.

Cinta mukmin antara prioriti pelengkap gerakan Islam yang berwibawa.Du’at yang berkasih sayang sebagai tenaga dinamis membina keutuhan tanzim sementara budaya التواص بالحق والصبر beroperasi lancar diatas sama cinta sedangkan ia adalah sumber kekuatan dalaman.
Persefahaman (تفاهم ) pengorbanan (تضحية ) dan persaudaraan (الأخوة ) pula merupakan Intisari Cinta Mukmin.

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :
ترى المؤمن فى تراحمهم وتوارحم وتعاطفهم كمثل الجسد إذا اشتكى منه عضو تداعى له سائر جسده بالسهتر والحمى.

Al Imam Hassan al Banna dalam kitabnya (أحاديث الجمعة ) ketika menafsirkan Islam menyentuh perihal ukhuwwah Islamiyyah.
( إن الإسلام عقيدة وجنسية ليست جنسية الدم والأرض ولكنها جنسية الأخوة والروح وهى أقوى وأفضل)

Baginda Rasulullah saw di ambang pembentukan daulah Islamiyah Al Fadhilah terlebih dahulu mempersaudarakan al Muhajirin dan al Ansar agar mereka saling cinta-mencintai diantara satu sama lain sebagai asas للتناصر فى بناء الدولة .

d) Cinta Dunia
Terpesona dan ghairah terhadap sandiwara dunia mencacatkan kredibiliti
ummah malah menyemarakkan barah الوهن .Baginda Rasulullah saw ketika ditanya :

ما الوهن يا رسول الله ؟ قال رسوا الله صلى الله عليه وسلم : حب الدنيا وكراهية الموت.
- Surah Al-hadid ayat : 20 -

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : تعس عبد الدنيا وتعس عبد الدرهم وتعس عبد الخميصة (رواه البخارى)

Kehancuran dunia hari ini berpunca dari kerakusan dan sikap tamak haloba sesetengah pihak memboloti kemewahan dunia.Masalah penghakisan tanah,kepupusan hidupan liar,ketipisan lapisan ozon adalah antara permasalahan yang mengancam kestabilan dunia antara tindakan mereka.

- Surah Ar-Rum ayat : 41 –

Cinta dunia menjadi satu vacum yang membekukan daya juang dan kepekaan ummah terhadap rentak tari musuh.Faktor ini mengekalkan ummah di paras الدونية seterusnya menggagalkan strategi pembinaan
الخلافة الإسلامية. Sementara pelupusan iman,taqwa,tawakkal dan tawadhu’ yang mengakibatkan keonaran sosial juga bertunas cambah dari sentimen mata dunia yang tidak berkesudahan.


ANASIR CINTA DUNIA

Cinta harta
Cinta pangkat dan kedudukan
Cinta keturunan (Asobiyah)
Cinta nafsu

CINTA MUDA MUDI (REMAJA) :PERMASALAHAN DAN PENYELESAIAN

Mengharungi pasca moden mencetus komunikasi berani antara manusia. Sopan susila, adat budaya, adab bangsa kian diketepikan. Susila barat, budaya hippies dan adat rimba dibangga-banggakan sebagai trend dunia kini.

Muda mudi adalah agen yang terlalu ketara membantu penguatkuasaan gejala keruntuhan moral. Pergaulan bebas menjadi slogan perjuangan mereka.Hidup mereka hanyut ke tengah gelombang ganas yang membunuh akidah. Realiti ini suatu tragedi yang mencuit perasaan.

Cinta di kalangan muda-mudi turut tercemar oleh wabak jijik yang bermaharajalela. Seringkali percintaan antara mereka berakhir dengan kekecewaan dan maksiat yang keji.

a) REALITI SEBUAH TRAGEDI

Asy Syauqi bersyair :
نظرة فابتسامة فسلام # فكلام فموعد فلقاء
وقال الشاعر : وما الحب إلا نظرة أثرة نظرة # تزيد نموا إن تزيده لجاجا

1. Main mata sebagai agenda pertama dalam aksi mengorat.sekiranya ada respon, pasangan semakin berani bertindak.
2. Bersahut suara dan saling hubung menghubungi melalui surat,telefon dan sebagainya. Kesempatan ini akan digunakan oleh kedua-dua pihak untuk berbuat sesuatu agar hubungan semakin erat termasuk penggunaan mentera.
3. Merancang pertemuan (dating) di tempat-tempat umum untuk meluahkan perasaan masing-masing. Bungaan ayat dihamburkan demi memaut hati pasangan.
Contoh :
i lautan api sanggup kuharungi.
ii kalau tak percaya belahlah dada.
iii Berkorban apa saja,sanggup sehidup semati

4. Tatkala kemesraan kian bersemi pasangan bercinta teramat sukar untuk ‘tidak menyentuh’ antara satu sama lain.Tindikan minima, mereka akan bersentuhan bahu dan berpegangan tangan ketika berjalan.Tindakan mereka lebih berani apabila beraksi ditempat sunyi seperti kelab istirehat, di tepi pantai dan seumpamanya.

الإلتزام بجماعة المسلمون
- Al-Anfal ayat : 46 –

تكوين البنة الصالحة
- Ali-‘Imran ayat : 115 –

أشراف الزواج
عن عبد الله بن مسعود قال : قال لنا رسول الله صلى الله عليه وسلم يا معشر الشباب من استطاع منكم الباءة فليتزوج فإنه اغض للبصر وأحسن للفرج ومن لم يستطع فعليه بالصوم فإنه له وجاء. (رواه البخارى والمسلم)

Agenda yang membantu
- Menggunakan institusi orang tengah
- Menubuhkan unit Taqdim.

3. CINTA SELEPAS BERKAHWIN

Cinta bersemarak dengan nilai yang suci murni dari noda dan dosa akan menumbuhkan kebahagiaan dan kepuasaan yang hakiki. Cinta sebelum perkahwinaan adalah dengusan perasaan yang sering membawa imej yang pura-pura dan keterlaluan. Luahan perasaan dan rengekan suara antara pasangan yang belum halal hanyalah membentuk cinta bernoda dan sering dikuasai oleh helah syaitan. Sungguh pun batas syariat cuba dipelihara namun menjadi suatu hal yang dibimbangi apabila berlangsung hubungan antara dua pasangan yang bukan muhram.

Sikap merahsiakan perhubungan antara pasangan bukan muhram ini antara api syubhat yang bakal hangus benteng syariat antara mereka.

Cinta diperingkat ini juga memberi kesan negatif kepada psikologi individu yang terlibat lantaran angan-angan dan khayalan yang sering menghantuinya.

Perkahwinan sebagai satu penyelesaian kepada konflik ‘Cinta Lutong’ ini. Ianya akan mengajar erti realiti sebuah cinta. Cinta sejati adalah kemuncak rasa yang sukar dicapai. Pengorbanan dan ketabahan sebagai modal pokok ke arah pencapaiannya.

Merentasi cabaran dan menyelami perasaan masing-masing (antara kedua-dua pasangan) akan menjelaskan nilai cinta murni yang suci dari penipuan dan khayalan bahkan penuh keinsafan dan tanggungjawab.

4.TIPS CINTA UNTUK KEBAHAGIAAN BAIT MUSLIM

Pendakian puncak ustaziatul alam mestilah melalui beberapa marhalah dan aqabah.Bait muslim sebagai marhalah kedua merupakan aqabah yang sukar di daki dengan penuh jaya dan gemilang.Ketabahan,kesabaran dan kebijaksanaan antara prinsip untuk berjaya.
Seringkali isu ‘Kegagalan Rumah Tangga’ diperkatakan sehingga ia memberi kesan buruk kepada pasangan yang akan berkahwin. Fenomena ini dapat disaksikan di negara-negara barat apabila muda-mudi bosan dengan perkahwianan lantas mengamalkan ‘free sex’.
Rumahtangga yang berjaya ialah yang memiliki suasana asas sebagaimana yang disebut oleh Allah dalam firman-Nya :

- Ar-Rum ayat : 21 –

4.1 TIPS CINTA UNTUK SUAMI

- Bersikap baik dan lembut dengan isteri.
- Menjaga kehormatan rumahtangga.
- Jangan sekali-kali memukul isteri dan penuhi keinginannya dengan baik.
- Bersabar dengan karenah isteri.
- Mengandalikan nafkah dengan baik.
- Bergurau senda dengan isteri dan anak.
- Membantu tugas-tugas isteri dirumah.


4.2 TIPS CINTA UNTUK ISTERI

- Berterima kasih di atas pemberian suami.
- Segera memenuhi permintaan suami.
- Bertindak diatas keizinan suami–jangan sekali-kali mengangkat suara.
- Pastikan suami tidak menemui sesuatu yang buruk pada isteri.
- Pastikan suami tidak mencium melainkan bau yang wangi.
- Jaga hartanya dengan sebaik-baik tadbir.
- Jangan mengingkari suami dan merahsiakan sesuatu darinya.
- Membantu urusan perjuangannya.
- Berkhidmat ikhlas dan aktif untuk ketenangan suami.
- Berlembut apabila di marahi dan senyum apabila digembirakan.

4.3 TIPS CINTA UNTUK KEDUA SUAMI ISTERI

- Persefahaman.
- Ta’awun.
- Tasamuh
- Wujud suasana romantis.
- Atasi bebanan kerja
- Kepuasan seks.
- Elakkan sikap mengkritik pasangan.
- Saling percaya mempercayai di antara satu sama lain.

PENUTUP

Hidup manusia menjadi pasif tanpa cinta bahkan bertaraf durjana tatkala tiada nilai cinta rabbani yang menjadi asas pergerakan manusia membebaskan diri daripada kepungan api neraka Allah. Justeru itu cinta harus dipertemukan dengan fitrah demi kesejagatan Al-Hayah anugerah Allah.
Manusia wajib mencintai Allah, Rasul sesama mukmin sebagai teras pembinaan daulah Islamiah Al-Fadhilah. Tanpa cinta berperspektif Islam dunia akan binasa dan musnah dek kemarau Nusrah dan Hidayah Ilahi serta permusuhan manusia yang berpanjangan.

Nilai cintalah,ummat menjadi satu dan ‘izzah menjadi milik mereka.

Firman Allah SWT :

- Ali-‘Imran ayat : 103 –
Read More - PERSPEKTIF CINTA DALAM ISLAM