Sabtu, 23 Juli 2011

Do’a dan Penyesalan Seorang Ibu…

Diposting oleh Yusuf Shadiq
Sambil menangis kutulis puisi ini
Agar tertumpah segenap gundah dihati
Mengenang rindu dan penyesalan yang terlukis dihati
Rindu nan biru tiada terperi

Ya Ghaffar, ya Rahim…!!!
Kau letakkan di rahimku anak-anak titipanMu
Kau amanatkan diri-diri mereka pada lindungan kasih-sayangku
Kau percayakan jiwa-jiwa mereka pada bimbingan ruhaniku
Kau hangatkan tubuh-tubuh mereka dengan dekapan cintaku
Kau besarkan badan-badan mereka dengan aliran air susuku
Tuhanku, Aku telah sia-siakan kepercayaan-Mu
Kesibukan telah menyebabkan Aku melupakan amanat-Mu
Hawa nafsu telah menyeretku untuk menelantarkan buah hatiku
Tidak sempat Hamba gerakkan bibir-bibir mereka untuk berzikir kepada-Mu
Tidak sempat Hamba tuntun mereka untuk membesarkan asma-Mu
Tidak sempat Hanba tanamkan dalam hati mereka kecintaan kepada Nabi-Mu

Hamba berlomba mengejar status dan kebanggaan
meninggalkan anak-anak Hamba dalam kekosongan dan kesepian

Hamba memoles wajah-wajah Hamba dengan kepalsuan
membiarkan anak-anak Hamba meronta dalam kebisuan

Hamba terlena memburu kesenangan
sehingga tak Hamba dengar lagi mereka menangis manja
sambil memandang Hamba dengan pandangan cinta
seperti dulu, ketika mereka mengeringkan air mata mereka
dalam kehangatan dadaku

Dosa-dosa Hamba telah membuat anak-anak Hamba
menjadi pemberang, pembangkang, dan penentang-Mu

Dosa-dosa Hamba telah membuat hati mereka
keras, kasar, kejam, dan tidak tahu berterima kasih

Sebelum Engkau ampuni mereka, Ya Allah
ampunilah lebih dahulu dosa-dosa Hamba
Ya Allah, berilah Hamba peluang untuk mendekap tubuh mereka
dengan dekapan kasih sayang Hamba
berilah Hamba waktu untuk melantunkan pada telinga mereka
ayat-ayat Alquran dan Sunnah Nabi-Mu

Berilah Hamba kesempatan untuk sering menghadap-Mu
dan memohon kepada-Mu seusai shalatku
untuk keselamatan, kesejahteraan, dan kebahagiaan anak-anakku
Bangunkan Hamba di tengah malam untuk merintih kepada-Mu
mengadukan derita dan petaka yang menimpa anak-anakku
Izinkan Hamba membasahi tempat sujud Hamba
dengan air mata penyesalan akan kelalaian Hamba

Sumber : Puspa

0 komentar:

Posting Komentar